Selasa, Desember 20, 2016

Faktor Pemicu Kanker Payudara

Faktor pemicu kanker payudara,- kanker payudara merupakan salah-satu penyakit kronis yang berbahaya bagi tubuh. Secara perlahan lahan jaringan abnormal kanker didalamnya akan mengakibatkan payudara mengalami pembengkakan, peradangan, timbulnya luka hingga harus dilakukan pengangkatan organ payudara

Tindakan ini tentunya tak ingin dilakukan oleh kaum wanita apalagi yang masih remaja dan belum memiliki anak. namun apa daya bila kanker telah menjalar dan bahkan bisa merusak organ tubuh lainnya seperti jantung, ginjal, paru paru ataupun yang lainnya

Jika anda tak ingin mengidap penyakit kanker payudara sebaiknya hindari beberapa faktor pemicu timbulnya kanker payudara sebagai berikut ini :

1. Pil KB

Estrogen pada pil kontrasepsi (KB) memang dapat mencegah kehamilan, namun pil KB ini dapat menstimulasi sel payudara. Dosis hormon yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terhadap kanker payudara. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan pada Cancer Research tahun 2014, yang dikutip Medical Daily, kontrasepsi yang diminum (seperti pil KB) oleh perempuan berumur 20 hingga 49 tahun dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Tapi, Anda tidak serta merta menjadi ragu untuk mengikuti program KB, ada kontrasepsi lainnya. Selain itu, pil KB tetap aman kalau dikonsumsi dengan dosis rendah sekitar 0,02 mg


2. Banyak makan yang memicu berat badan

Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada jurnal BMI Open, bahwa perempuan yang mengganti ukuran bajunya setiap 10 tahun sekali saat berumur 20-an hingga 60-an, berisiko terhadap kanker payudara sekitar 33% lebih tinggu. Ukuran rok atau celana yang bertambah menjadi tanda kenaikan berat badan. Naiknya berat badan dan lemak berlebih dikaitkan dengan kanker payudara. Lemak yang berlebihan akan berdampak pada produksi hormon yang mengganggu sel. Anda perlu memerhatikan beberapa hal berikut ini:
  • Berat badan naik ketika dewasa  atau setelah berumur 18 tahun mengalami peningkatan risiko terhadap kanker payudara setelah menopause
  • Kelebihan berat badan sebelum menopause mengurangi risiko kanker payudara setelah menopause
  • Kelebihan berat badan setelah menopause justru berisiko kanker payudara
BACA JUGA: Obat kanker payudara stadium 4

3. Meminum alkohol

Berdasarkan American Cancer Society, dua sampai lima gelas sehari dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Penelitian yang dipublikasikan The Journal of American Medical Association telah menguji  kualitas, frekuensi, dan umur pada perempuan yang mengonsumsi alkohol  dari tahun 1980 sampai 2008, hasilnya 5 hingga 10 gram alkohol sehari, atau sekitar 3 hingga 6 gelas seminggu dapat meningkatkan risiko kanker payudara sekitar 15%.

4. Makan tengah malam

Bagi Anda yang suka ngemil pada malam hari, berhati-hatilah. Menurut sebuah penelitian pada jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers, and Prevention menemukan makan malam lebih awal dapat mengurangi risiko kanker payudara. Glukosa yang tinggi dapat meningkatkan gula darah dan dapat memicu kanker payudara. Makan pada siang hari, glukosa yang masuk ke aliran darah masih dapat digunakan sebagai energi. Tapi pada malam hari, tingginya glukosa akan menetap, tidak diubah menjadi energi, sebab metabolisme pada malam hari melambat.

BACA JUGA: Obat kanker payudara

5. Jam kerja di malam hari

Jika Anda seorang perempuan yang memiliki pekerjaan dengan jam kerja bergantian alias shift, Anda perlu waspada. Tidak hanya jam tubuh Anda yang terganggu, Anda juga akan merasa cepat lelah dan kurang tidur. Dampak yang paling parah adalah Anda dapat berisiko terhadap kanker payudara.

Sebuah penelitian yang dikutip Medical Daily mengungkapkan bahwa perempuan yang memiliki jam kerja di malam hari lebih rentan terhadap kanker payudara dibandingkan dengan perempuan yang tidak bekerja pada malam hari. Para peneliti berasumsi hal ini disebabkan oleh hormon-hormon, salah satunya hormon melantonin,  yang terganggu akibat jam tidur malam Anda berubah. Rendahnya hormon melantonin sering dijumpai pada pasien kanker payudara.

6. Merokok

Merokok memang dapat mengganggu kesehatan Anda. Merokok juga dapat meningkatkan risiko kanker payudra di usia muda dan pada perempuan premenopause. Selain itu, merokok memicu peningkatan risiko komplikasi saat pengobatan kanker payudara, seperti:
  • Merusak paru-paru dari terapi radiasi
  • Sulitnya penyembuhan pascaoperasi dan rekonstruksi payudara
  • Tingginya risiko penggumpalan darah saat Anda sedang dalam terapi hormon

7. Malas beraktivitas fisik

Aktivitas fisik yang biasa dilakukan dapat membantu Anda mengurangi risiko kanker payudara. Anda perlu tetap aktif, apalagi setelah menopause. Ada banyak aktivitas fisik yang menjadi pilihan, seperti berjalan kaki, membersihkan rumah, bermain dengan anak-anak, atau berkebun. Aktivitas fisik yang kurang dapat dikaitkan dengan perubahan indeks massa tubuh. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, peningkatan berat badan dikaitkan dengan risiko terhadap kanker payudara 

Terimakasih telah berkunjung, Semoga bermanfaat dan lekas sembuh

Faktor Pemicu Kanker Payudara

Sumber : https://hellosehat.com/kebiasaan-memicu-kanker-payudara/
Load disqus comments

0 komentar